FTVJEMBER.COM, Jember – Politeknik Negeri Jember atau POLIJE menggandeng SMKN 2 Jember mengembangkan teknologi Internet of Things atau IoT yang diarahkan untuk mendukung pengelolaan komoditas kopi dan tembakau.
Kolaborasi tersebut dikemas melalui Program Titik Kumpul Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi yang melibatkan siswa jurusan Mekatronika serta Teknik Komputer dan Jaringan atau TKJ.
Program ini dirancang dalam tujuh kali pertemuan. Para siswa akan mendapatkan materi dasar mekatronika, elektronika, dan soft skill sebelum diarahkan membuat purwarupa teknologi.
Salah satu fokus pengembangan adalah pembuatan teknologi untuk memantau kadar air pada proses pengeringan dan penyimpanan kopi serta tembakau.
Ketua Program Titik Kumpul POLIJE Ahmad Fahriyannur Rosyady mengatakan, kegiatan diawali dengan pengenalan dan pre-test, kemudian dilanjutkan materi dasar hingga pembuatan purwarupa.
«“Di minggu keempat sampai seterusnya kita akan langsung bikin purwarupa yang asli. Kita akan melakukan safari ke POLIJE bersama adik-adik untuk dikenalkan secara langsung terkait pengeringan kopi dan tembakau,” kata Ahmad.»
Para siswa juga akan diperkenalkan dengan fasilitas Teaching Factory atau TEFA Kopi milik POLIJE serta mendapatkan paparan dari mitra POLIJE yang bergerak di bidang tembakau.
Kepala SMKN 2 Jember Nurfarida Kusumastuti menyambut positif program tersebut karena memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam membuat purwarupa.
«“Anak-anak ini selama ini untuk berkolaborasi membuat suatu prototype masih belum pernah dilakukan. Harapan kami kompetensi anak-anak ini lebih meluas lagi dan nantinya bisa dikembangkan untuk dirinya sendiri, teman-teman, dan masyarakat sekitarnya,” ujar Nurfarida.»
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
