FTVJEMBER.COM, JEMBER – Seorang remaja berusia 15 tahun berinisial MT diamankan polisi setelah diduga melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap keponakannya sendiri yang masih berusia delapan tahun di Desa Sukorenol, Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur.

Kasus tersebut terungkap setelah ibu korban mengetahui anaknya mengalami kesakitan dan mengeluarkan darah pada bagian alat kelaminnya.

Kanit PPA Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto Darma, mengatakan dugaan tindakan tersebut dilakukan dengan modus memberikan iming-iming uang dan meminjamkan telepon genggam kepada korban untuk menonton video.

“Modus yang dilakukan oleh yang bersangkutan dengan mengiming-imingi uang serta meminjamkan handphone kepada korban untuk melihat atau menonton video Upin Ipin,” ujar Alfan.

Setelah kejadian, korban diketahui mengalami pendarahan. Ibu korban kemudian membawa anaknya ke Rumah Sakit Kalisat untuk mendapatkan pemeriksaan.

“Pada saat setelah kejadian, korban ditemukan oleh orang tuanya atau ibu kandung korban dengan kondisi mengalami atau keluar darah pada bagian alat kelaminnya. Sehingga pada saat itu, ibu korban membawa korban ke Rumah Sakit Kalisat,” jelasnya.

Saat ditanya oleh ibunya, korban kemudian mengaku telah mengalami pencabulan dan persetubuhan yang diduga dilakukan oleh pamannya sendiri.

“Pada saat ditanya kembali, baru korban mengaku bahwasanya telah dilakukan pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan oleh pamannya sendiri,” kata Alfan.

Sebelumnya, polisi sempat mengamankan MT dari amukan warga yang mengetahui kasus tersebut. Puluhan warga sempat meluapkan kemarahan dan berusaha menghakimi terduga pelaku.

Polisi kemudian membawa MT ke Mapolres Jember untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Karena terduga pelaku masih berusia 15 tahun, proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak. Polisi juga masih mendalami kasus tersebut dan menerapkan pasal terkait dugaan persetubuhan terhadap anak serta Undang-Undang Perlindungan Anak.

Reporter: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *