FTVJEMBER.COM, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait meminta masyarakat aktif melaporkan kondisi sekolah yang rusak berat atau sudah tidak layak digunakan. Laporan tersebut akan menjadi bahan Pemkab Jember untuk mengusulkan sekolah penerima program revitalisasi pada 2027.

Muhammad Fawait mengatakan, Pemkab Jember terus melakukan pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan. Pada 2025, sekitar 124 sekolah telah dibangun, sedangkan pada 2026 jumlahnya diproyeksikan mencapai sekitar 300 hingga 400 sekolah.

“Yang kita bangun di tahun 2025 kurang lebih 124 sekolah. Tahun ini ada kisaran 300 sampai 400 sekolah,” ujar Muhammad Fawait.

Ia meminta anggota DPRD, media, dan masyarakat menyampaikan informasi mengenai sekolah negeri maupun swasta yang kondisinya sudah sangat tidak layak atau mengalami kerusakan berat.

“Nanti kasih data ke kami, sehingga di tahun-tahun berikutnya, 2027 dalam proyeksi ini, insyaallah itu yang akan jadi prioritas yang akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat,” katanya.

Menurutnya, pendataan tersebut juga mendukung target pemerintah pusat untuk menyelesaikan revitalisasi sekolah rusak hingga 2029, mulai jenjang TK hingga SLTA.

“Pak Presiden mempunyai target akan menyelesaikan sampai 2029 sekolah-sekolah rusak, dari jenjang TK sampai SLTA, itu akan diberi revitalisasi sekolah,” jelasnya.

Muhammad Fawait berharap masyarakat Jember memanfaatkan saluran Wadul Gus dan saluran pengaduan lainnya untuk menyampaikan informasi terkait sekolah yang membutuhkan perbaikan.

“Kalau ada sekolah-sekolah yang rusak berat, sampaikan kepada kami,” tegasnya.

Pemkab Jember berharap laporan masyarakat dapat membantu pemerintah melakukan pendataan lebih akurat sehingga bantuan revitalisasi dapat diarahkan kepada sekolah yang benar-benar membutuhkan.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *