FTVJEMBER.COM, Jember – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Cheka Virgowansyah, bersama anggota Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait meminta perhatian lebih dari pemerintah pusat untuk membantu mengatasi persoalan kemiskinan di daerahnya.

Kunjungan yang dikemas dalam rapat koordinasi pusat dan daerah itu berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha Jember. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinkronisasi program strategis nasional sekaligus menyerap aspirasi pemerintah daerah.

Dalam agenda tersebut, Cheka memperkenalkan kanal komunikasi bernama Reboan, yakni forum yang dibuka setiap Rabu di lingkungan Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri. Melalui forum ini, para bupati dan wali kota dapat menyampaikan keluhan maupun kebutuhan daerah tanpa harus datang langsung ke Jakarta.

Cheka menegaskan, sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sangat penting agar kebijakan berjalan efektif, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan.

“Jika tujuannya menjaga ketahanan pangan, sawah harus terairi. Pemerintah pusat membangun bendungan, pemerintah provinsi menangani irigasi besar, sedangkan kabupaten dan kota melanjutkan dengan irigasi kecil atau pipanisasi. Jika salah satu bagian tidak berjalan, air tidak akan sampai ke sawah,” jelas Cheka.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa Jember membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat karena memiliki jumlah penduduk miskin absolut terbanyak kedua di Jawa Timur.

“Insyaallah, melalui kunjungan ini, kami bisa menitipkan Jember agar mendapat perhatian lebih. Kita tahu Jember merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbanyak kedua secara absolut di Jawa Timur. Kami sedang berjuang dan berharap dapat menguranginya melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Fawait.

Fawait juga menyampaikan sejumlah capaian program di Jember, termasuk optimalisasi lahan pertanian dan revitalisasi sekolah yang disebutnya masuk kategori tertinggi secara nasional.

Di sektor administrasi kependudukan, ia menegaskan bahwa masyarakat kini dapat mencetak KTP elektronik di kantor kecamatan sehingga tidak perlu menghadapi antrean panjang seperti sebelumnya.

Melalui kunjungan kerja ini, pemerintah daerah berharap koordinasi dengan pemerintah pusat semakin kuat sehingga berbagai program prioritas dapat terlaksana dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Jember.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *